Jumat, 17 April 2015

kantor gema surya mojopahit

 

 

 PROFIL LEMBAGA

"Gema Surya Mojopahit Institute"

Akta Notaris  Nomor : 10 tanggal 22 Maret 2011 (BUDI RIYANTO, SH)
Knowledge, Humanisme, Creativity, Benefity and Independent
Alamat : Jl. Pondok Pesantren no 20  RT. 001 RW.002 Pakis Trowulan Mojokerto 61362
Telepon. 0321 743 6063/ 085 704 242 693
Email : masdukin.jfc@gmail.com
Gema Surya Mojopahit Institute  adalah suatu lembaga yang berusaha mengelola dan menyelengglarakan kegiatan-kegiatan sosial, kebudayaan, keagamaan, penelitian keterampilan dan pendidikan pelatihan keahlian serta kewirausahaan. yaitu dalam hal pendidikan intelektual, spiritual, serta keahlian atau keterampilan kewirausahaan. Sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya, sarana-prasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan cita - cita luhur Indonesia.

VISI MISI


Lembaga ini didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan lamanya dan dianggap telah berdiri terhitung sejak tanggal 01 Januari 2011.

Visi
Menjadi pusat kajian Pendidikan, Ekonomi, Sosial dan Budaya dalam Percepatan Peningkatan kualitas sumber daya manusia

Misi

Membuka Wawasan melalui layanan informasi, Menciptakan kesadaran melalui kajian/diskusi dan Penelitian, meningkatkan martabat kemanusiaan melalui penguatan organisasi dan ekonomi masyarakat serta Berkarya secara inovatif - kreatif dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas di Mojokerto.

Maksud dan Tujuan :

1. Membantu pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat peningkatan dan pemberdayaan   
    sumber daya manusia (SDM), sehingga cepat menghasilkan SDM yang produktif dalam mengisi 
    pembangunan Indonesia dan kompetitif dalam persaingan di era global dunia.
2. Meningkatkan sumber daya manusia melalui Pelayanan informasi secara obyektif, sehingga 
    tercipta kesadaran profesional, integritas personal dan sosial yang secara utuh dapat diwujudkan 
    dalam tindak nyata pembangunan Indonesia.
3. Memberikan pelayanan pengembangan SDM secara independen dan profesional di berbagai  
    bidang keahlian yang melibatkan para ahli di bidangnya.
4. Menciptakan masyarakat demokratis, toleran, berkepribadian, berbudi pekerti dan berbudaya.
5. Mempercepat upaya pengembangan sumber daya manusia melalui pembinaan institusi 
    dan profesi masyarakat sesuai dengan perkembangan tuntutan dan perubahan zaman.

 Bentuk Kegiatan Gema Surya Mojopahit Institute
1. Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan  
2. Pengembagan dan Pembinaan Kewirausahaan Masyarakat
 Deskripsi Kegiatan Gema Surya Mojopahit Institute
1. Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan  
Lembaga Kursus dan Pelatihan Gema Surya Mojopahit Institute adalah salah satu bentuk satuan Pendidikan Nonformal yang diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Lembaga kursus dan pelatihan Gema Surya Mojopahit Institute merupakan satuan pendidikan pendidikan luar sekolah (Nonformal) yang diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan bekal untuk mengembangkan diri, bekerja mencari nafkah, dan atau melanjutkan ke tingkat atau jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sedangkan program kursus dan pelatihan adalah jenis keterampilan yang di selenggarakan satuan pendidikan PNF dalam hal ini lembaga kursus dan pelatihan, dalam setiap lembaga kursus dan pelatihan dapat terdiri dari satu atau lebih program kursus dan pelatihan.
2. Pengembagan dan Pembinaan Kewirausahaan Masyarakat
Sampai saat ini konsep kewirausahaan masih terus berkembang. Kewirausahan adalah suatu    sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarya dan bersahaja dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya.

Seseorang yang memiliki karakter wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya. Wirausaha adalah orang yang terampil memanfaatkan peluang dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk meningkatkan kehidupannya. Norman M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer (1993:5), “An entrepreneur is one who creates a new business in the face of risk and uncertainty for the purpose of achieving profit and growth by identifying opportunities and asembling the necessary resources to capitalze on those opportunities”. Wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis; mengumpulkan sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat, mengambil keuntungan serta memiliki sifat, watak dan kemauan untuk mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif dalam rangka meraih sukses/meningkatkan pendapatan. Intinya, seorang wirausaha adalah orang-orang yang memiliki karakter wirausaha dan mengaplikasikan hakikat kewirausahaan dalam hidupnya. Dengan kata lain, wirausaha adalah orang-orang yang memiliki jiwa kreativitas dan inovatif yang tinggi dalam hidupnya.


Dari beberapa konsep di atas menunjukkan seolah-olah kewirausahaan identik dengan  kemampuan para wirausaha dalam dunia usaha (business). Padahal, dalam kenyataannya, kewirausahaan tidak selalu  identik dengan karakter wirausaha semata, karena karakter wirausaha kemungkinan juga dimiliki oleh seorang yang bukan wirausaha. Wirausaha mencakup semua aspek pekerjaan, baik karyawan swasta maupun pemerintahan (Soeparman Soemahamidjaja, 1980). Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide, dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang (opportunity) dan perbaikan (preparation) hidup (Prawirokusumo, 1997).


Kewirausahaan (entrepreneurship) muncul apabila seseorang individu berani mengembangkan usaha-usaha dan ide-ide barunya. Proses kewirausahaan meliputi semua fungsi, aktivitas dan tindakan yang berhubungan dengan perolehan peluang dan penciptaan organisasi usaha (Suryana, 2001). Esensi dari kewirausahaan adalah menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengkombinasian sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda agar dapat bersaing. Menurut Zimmerer (1996:51), nilai tambah tersebut dapat diciptakan melalui cara-cara sebagai berikut:

  1. Pengembangan teknologi baru (developing new technology),
  2. Penemuan pengetahuan baru (discovering new knowledge),
  3. Perbaikan produk (barang dan jasa) yang sudah ada (improving existing products or services),
  4. Penemuan cara-cara yang berbeda untuk menghasilkan barang dan jasa yang lebih banyak dengan sumber daya yang lebih sedikit (finding different ways of providing more goods and services with fewer resources).
Produk Kewirausahaan Gema Surya Mojopahit Institute
1. Kerajinan Fiber Glass 
    a. Gantungan kunci 
    b. Tropy, fandel,
    c. Asbak
    e. Buah dan sayur - sayuran
    f.  Patung
    g. Miniatur ( candi, perahu, rumah adat )
    h. Maskot kota, perusahaan atau instansi
    i.  Peraga pendidikan ( Gigi, makanan bergizi, buah dan sayuran )

Penutup
Untuk memasyarakatkan dan membangkitkan semangat kewirausahaan di Indonesia, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 4, Tahun 1995. Adapun tujuan dikeluarkannya Instruksi Presiden tersebut untuk menumbuhkan semangat kepeloporan di kalangan generasi muda agar mampu menjadi wirausahawan.

Dalam rangka inenghadapi era perdagangan bebas, kita ditantang bukan hanya untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang siap bekerja, melainkan juga harus mampu mempersiapkan dan membuka lapangan kerja baru. Membuka dan memperluas lapangan kerja baru merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Oleh karena itu, diperlukan berbagai kebijaksanaan pemerintah yang mendukung adanya pendidikan kewirausahaan yang dapat membantu menangani masalah penciptaan lapangan kerja baru.

Para wirausahawan diharapkan dapat menjadi pelopor pembangunan, antara lain ikut serta mengurangi adanya pengangguran. Perubahan dan perbaikan nasib kita harus didasarkan pada kehendak, keinginan, dan kerja keras. Karena itu, peranan wirausaha penting sekali untuk me-nentukan masa depan bangsa dan negara.


                                                  Mojokerto, 27 Maret 2015
                                                  Direktur Utama
                                                  Gema Surya Mojopahit Institute
                                                  Pakis - Trowulan - Mojokerto






                                                  MOKHAMAD  MASDUKIN,SE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar